Cast :
Nina (author)
Kim Taehyung (V BTS)
Lee Hongbin (Vixx)
Hyung Won (Monsta X)
Baekhyun (EXO)
Note : Maafkan jika ada yang ga nyambung he..he..he.. Harap maklum I'm very very newbie. Kritik&saran silakan komen di kolom komen tapi dengan bahasa yang baik dan benar ya. Jangan sarkasme! :)
yang tulisan italic berarti ngomong dalem hati.
Triiiiiiiinggggg!!!! Triiiiiinnggggg!!! Triiiiiiiiinggg!!! (jam alarm bunyi)
"Aaarrgghh!! berisik!!" (sambil meraih jam beker dan mematikan alarm dengan mata masih tertutup.)
"Ini kan hari Minggu jadi bisa tidur lebih lama atau bahkan seharian toh, aku juga ga ada rencana menyenangkan untuk hari ini." (kembali menarik selimut dan mencoba untuk tidur kembali).
Krrr...Krr.. (bunyi perut menandakan lapar)
"Aaarrgghh.. kenapa lapar pagi-pagi padahal semalem kan makan banyak!" sambil mengelus perutnya yang lapar Nina terpaksa bangun dari tempat tidurnya dan menuju ke dapur. Saat membuka pintu kamar, Nina mendengar suara percakapan beberapa orang dari arah dapur rumah sewaannya yang cukup luas untuk ditinggali seorang diri.
"Suara siapa itu?? Perasaan semalem pintu rumah udah dikunci. Ah! jangan jangan maling!" Nina mengambil tongkat kasti yang bersandar di dinding kamarnya. Dengan waspada dan mengendap-endap ia berjalan menuju dapur rumahnya sambil memegang erat tongkat kasti.
Jeduuk!! Tanpa Nina sadari ia menabrak seseorang didepannya dan..
"Aaaaaaaa!!" Nina berteriak dan mengayunkan sembarangan tongkat kastinya dengan mata tertutup. Namun, tangannya ditahan oleh pria yang ditabraknya. Saat Nina membuka mata.......
Seorang pria dengan wajah tirus nan tampan, bibirnya yang agak tebal dan sedikit membulat, matanya yang bulat menatap lurus ke mata Nina. Saking shocknya Nina pun tanpa sadar jatuh pingsan, dan pria itu menahan badan Nina yang hampir jatuh.
***
Pelan pelan Nina membuka matanya. Ia meihat lurus ke arah langit langit rumahnya dan melihat sekeliling kamarnya untuk memastikan ia berada dirumahnya. Lalu ia mencoba bangun dan duduk tegak dengan memegang keningnya yang pusing.
"Apa kau sudah sadar?" tiba-tiba seseorang bertanya padanya.
Nina pun tersentak dan melihat 4 orang pria berada di kamarnya dengan posisi masing-masing. Dua orang duduk di pinggiran tempat tidurnya dengan tampang cemas (Baekhyun & Taehyung). Satu orang berdiri bersandar di pintu kamar dengan melipat kedua tangannya (Hyung Won) dan satu lagi senyuman lebarnya dengan lesung pipinya menambah kedamaian ketika melihat senyumannya dengan memegang segelas air putih (Hongbin) berdiri di depan tempat tidurnya.
"Myoa?! Kalian siapa???" tanya Nina dengan nada tegas namun sedikit bergetar karena agak takut.
"Sedang apa kalian disini?? siapa kalian???" Teriak Nina.
"Hei. Hei. Tenanglah. Ini. Lebih baik kau minum dulu" Pria dengan senyuman manis memberi Nina segelas air yang dipegangnya.
"Sireo! Kalian siapa??!!" sambil meringkuk ketakuan.
"Ya! kau tidak tau kami siapa?" pria yang bersandar di pintu akhirnya berbicara dengan nada agak kesal.
"Kalau aku tau aku takkan bertanya. Tapi.. tunggu. Kalian bukannya......." Nina akhirnya memberanikan diri untuk melihat dengan jelas keempat pria tersebut dan membandingkannya dengan poster-poster yang tertempel di dinding kamarnya. Poster idol grup kesukaan Nina BTS, VIXX, MONSTA X dan EXO. Dengan seksama Nina melihat keempat wajah pria yang ada dikamarnya dan membandingkannya dengan poster poster tadi.
"Kau.. V BTS kan ? dan kau Baekhyun EXO, kau Hongbin Vixx dan kau Hyung Won Monsta X. Ke.. ke.. kenapa kalian bisa ada disini? dikamarku??"
"Aahh engga engga. Ga mungkin kalian bias biasku kalian man mungkin ada dirumahku. Ha..ha..ha. ini pasti mimpi. Iya aku pasti bermimpi." sambil tertawa dan menganggap apa yang ia lihat adalah mimpi.
"Tidak kau tidak sedang bermimpi. Iya betuk aku V dan ini Baekhyun hyung, Hongbin hyung dan itu Hyungwon hyung. Kami adalah Butlermu penjaga yang akan melindungimu."
"A.. Apaa?? Bu..But.. Butler? Tunggu tunggu dulu butler yang ada di manga manga? itu kan cuma ada di manga mana mungkin ada di duni beneran? Dan kalian kan idol mana mungkin jadi butler"
"Hahah iya memang kita idol tapi itu hanya pekerjaan di dunia untuk menyamarkan identitas kami." Baekhyun menjawab.
"Pekerjaan di dunia? Apa maksudnya?" Nina masih belum mengerti.
"Sudahlah nanti kau juga akan tau. Ini minumlah dulu kau pasti haus" Hongbin menyuguhkan segelas air yang sedari tadi ia pegang. Dengan hati hati Nina menerima segelas air dan meminumnya sampai habis dengan sekali tegukan.
"Chaa.. Sekarang dia sudah sadarkan? Ayo kita sarapan aku sudah lapar dari tadi" gerutu Hyungwon.
"Ayo Nina kita sarapan" ajak Taehyung dengan manja dan Baekhyun yang menjulurkan tangannya sembari mengajak Nina untuk bangun dari tempat tidurnya.
"Ya. ya. ya kalian jangan seperti itu Nina masih kaget dengan kita kalian jangan membuatnya menjadi lebih taku pada kita. Biasa saja" Tegur Hongbin ke dua pria ceria tersebut.
"Ayo Nina kita sarapan dulu aku sudah membuatkanmu makanan enak." tetap dengan senyuman manis Hongbin mengajak Nina yang kemudian pergi keluar kamar menuju meja makan yang sudah ada Hyungwon sedari tadi menunggu mereka untuk sarapan.
"Ya Baekhyun hyung Taehyun-ah cepatlah kemari aku sudah sangat lapaaar" teriak Hyungwon yang tidak sabar. Karena dia Korea punya tradisi mengutamakan yang paling tua terlebih dahulu jadi Hyungwon menahan dirinya untuk makan duluan dan menunggu Baekhyun yang paling tua diantara mereka untuk makan di urutan pertama.
"Ya! kau bisa tidak tidak usah teriak marah-marah terus." tegur Bakhyun yang sudah tiba di meja makan dan Taehyung yang berlari kecil menuju meja makan kemudia disusul oleh Nina yang berjalan perlahan ke meja makan.
Dengan pikiran campur aduk masih tak percaya apa yang ia lihat pagi ini Nina duduk dan menatap tak percaya ke empat pria yang sedang makan tersebut sambil memegang roti sandwich dengan pikiran yang entahlah ia sendiri tak tau apa yang sedang ia pikirkan.
***
Nina gadis berusia 20 tahun yang kini sedang menikmati rasanya menjadi mahasiswa tahun pertama di salah satu universitas ternama di Seoul, Korea Selatan yang memaksakan dirinya untuk tinggal sendiri di rumah sewaan yang dibayar setiap bulannya oleh ayahnya yang bekerja di salah satu perusahaan di Amerika dan kini keluarganya menetap disana karna pekerjaan Ayahnya. Kecuali Nina yang tinggal sendiri karena ia terlalu cinta dengan negara tempat ia dilahirkan sehingga ia tidak ikut pindah bersama keluarganya ke Amerika. Walaupun ia ditawari oleh ayahnya untuk kuliah di salah satu universitas ternama di negeri paman sam tersebut tapi ia menolak karena menurutnya kualitas pendidikan di Korea Selatan juga sudah sangat bagus dan ia juga tidak perlu repot repot untuk beradaptasi dengan lingkungan yang asing baginya.
Gadis riang, selalu berpikir positif dan selalu mandiri sedari kecil walaupun ia berasal dari keluarga yang cukup kaya namun ia tidak pernah meminta sesuatu yang aneh aneh ke orang tuanya seperti anak anak konglomerat lainnya yang dengan mudah meminta apapun yang diinginkannya ke orangtuanya. Kalau tidak dikasih mereka merengek rengek ke orang tua mereka sampai keinginan mereka terpenuhi. Lain halnya dengan Nina, jika ia menginginkan sesuatu ia akan berusaha dengan usahanya sendiri untuk mendapatkannya tanpa meminta bantuan orangtuanya.
Namun, semenjak ia menjadi mahasiswa ia agak sedikit malas. Mungkin ia kelelahan dengan kegiatannya sebagai mahasiswa yang tugasnya datang setiap hari. Nina layaknya seperti remaja pada umumnya tentunya ia menyukai musik K-POP yang sedang mendunia sekarang ini. Boygrup yang Nina idolakan ia anggap sebagai penyemangat untuk menjalani hari-harinya. Nina juga punya bias seperti fans K-POP lainnya dan sekarang biasnya menjadi butlernya dan tinggal dirumahnya.
BERSAMBUNG...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar